happy

happy
Alhamdulillah

Kamis, 18 September 2014

Sosok bayangan



Diam diam di balik jendela itu ada sosok bayangan yang tak nampak
Namun sekilas ku melihatnya
Semilir angin telah menghapusnya dari pandanganku
Tak akan pernah bisa menggapainya

Aku yang terpaku dalam keadaan
Tak kuasa mengartikan semuanya
Buliran air mata lah yang berbicara
 Senyuman pun terlihat menipis

Mungkinkah senyum itu ada untukku?
Senyum yang selalu menghiasi wajahku
Apakah sosok bayangan itu akan kembali ?
Kembali menadi nyata di hadapanku

Gelombang cinta



Saat aku terhenyak disebuah samudera
Ada segelintiran panah memasuki hati
Hati yang belum terjamah dengan nama cinta
Sejenak seperti terhempas badai
Tiupan angin itu membawa hatiku menari
Dalam asa yang terbisu ku coba menirukannya
Namun apa daya hanya bisa memandang dari jauh
Didasar denyut bisikan hati menyapa lembut

                                                                          

Duri Kehidupan



Sejak rasa itu menyapa
Tak bisa kumelengahkan
Hingga kuterhanyut didalamnya
Sejenak kumenepiskan yang bergejolak
Namun ia semakin mengejarku sampai kuterjatuh
Masa lampau membayangiku
Bulir airmata pun tak tertahan
Tak kuasa ku menorehkan 
Sebuah kata menampar diriku
Aku terhenyak dan menjauh dari peraduan
Mencoba mencari celah ketenangan
Kudapatkan direngkuhanNya
Aku hanyalah duri dalam kehidupanmu
Yang tak pantas ku ada disisimu
Rasa ini tetaplah ada untukmu
Hingga detik ini masih untukmu