happy

happy
Alhamdulillah

Kamis, 18 September 2014

Duri Kehidupan



Sejak rasa itu menyapa
Tak bisa kumelengahkan
Hingga kuterhanyut didalamnya
Sejenak kumenepiskan yang bergejolak
Namun ia semakin mengejarku sampai kuterjatuh
Masa lampau membayangiku
Bulir airmata pun tak tertahan
Tak kuasa ku menorehkan 
Sebuah kata menampar diriku
Aku terhenyak dan menjauh dari peraduan
Mencoba mencari celah ketenangan
Kudapatkan direngkuhanNya
Aku hanyalah duri dalam kehidupanmu
Yang tak pantas ku ada disisimu
Rasa ini tetaplah ada untukmu
Hingga detik ini masih untukmu
                                                                                         

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.