Sejak rasa itu menyapa
Tak bisa kumelengahkan
Hingga kuterhanyut didalamnya
Sejenak kumenepiskan yang bergejolak
Namun ia semakin mengejarku sampai kuterjatuh
Masa lampau membayangiku
Bulir airmata pun tak tertahan
Tak kuasa ku menorehkan
Sebuah kata menampar diriku
Aku terhenyak dan menjauh dari
peraduan
Mencoba mencari celah ketenangan
Kudapatkan direngkuhanNya
Aku hanyalah duri dalam
kehidupanmu
Yang tak pantas ku ada
disisimu
Rasa ini tetaplah ada
untukmu
Hingga detik ini masih
untukmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.